Sebuah program tidak hanya berjalan karena mereka yang tampil di depan. Ada banyak orang yang bekerja di balik layar, memastikan setiap kegiatan berjalan, membantu proses koordinasi, dan ikut menciptakan pengalaman bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Begitu juga dengan KUBISA 2026. Setelah membuka kesempatan bagi anak muda Siak untuk bergabung sebagai volunteer, akhirnya terpilih 9 orang volunteer dari 20 pendaftar. Mereka terdiri dari 2 laki-laki dan 7 perempuan, dengan latar belakang yang beragam. Pada 12 Agustus 2026, mereka akhirnya bertemu untuk pertama kalinya di Seleso Homestay. Bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi awal dari cerita mereka sebagai orang-orang yang akan berada di balik layar perjalanan KUBISA 2026.

Dari 20 Pendaftar, 9 Volunteer Terpilih
Kesempatan menjadi volunteer KUBISA 2026 mendapat antusiasme dari anak muda Siak.
Sebanyak 20 orang mendaftarkan diri, membawa latar belakang dan alasan masing-masing
untuk ingin terlibat. Setelah melalui proses seleksi, terpilihlah 9 orang untuk menjadi bagian
dari tim volunteer KUBISA 2026. Sembilan orang ini datang dengan cerita yang berbeda. Ada
yang sedang menempuh pendidikan, ada pula yang sudah mulai bekerja, hingga baru
menyelesaikan pendidikan dan memulai perjalanan sebagai fresh graduate. Meski berada pada tahap kehidupan yang berbeda, mereka dipertemukan oleh satu hal: keinginan untuk belajar, mendapatkan pengalaman, dan ikut mengambil bagian dalam perjalanan KUBISA 2026.

Pertemuan Pertama di Seleso Homestay
Tanggal 12 Agustus menjadi momen pertama bagi para volunteer untuk bertemu secara langsung. Bertempat di Seleso Homestay, suasana pertemuan dimulai dengan saling mengenal. Satu per satu volunteer memperkenalkan diri, menceritakan sedikit tentang dirinya, dan mulai mengenal siapa saja yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka ke depan. Dari yang awalnya masih terasa canggung, perlahan suasana mulai mencair. Karena ternyata, di balik nama-nama yang sebelumnya hanya dikenal melalui proses pendaftaran, ada orang-orang dengan cerita, pengalaman, dan alasan yang berbeda-beda.

Kenalan dengan SKELAS
Sebelum masuk lebih jauh ke KUBISA, para volunteer terlebih dahulu dikenalkan dengan Sentra Kreatif Lestari Siak (SKELAS). Mereka mendapatkan gambaran mengenai apa SKELAS, apa yang dilakukan, serta bagaimana SKELAS menjadi ruang yang mendukung kreativitas, potensi lokal, dan anak muda di Siak. Para volunteer juga mendapatkan pengantar dari Ketua SKELAS yang disampaikan secara daring. Dari sini, mereka mulai memahami bahwa menjadi bagian dari volunteer bukan hanya tentang membantu sebuah acara, tetapi juga tentang mengenal lebih dekat ekosistem dan tujuan yang ingin dibangun melalui program-program SKELAS.

Jadi, Apa Itu KUBISA?
Setelah mengenal SKELAS, pembahasan kemudian berlanjut kepada program yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka: KUBISA atau Inkubasi Bisnis Lestari Siak. Para volunteer mendapatkan pemaparan mengenai KUBISA 2026, mulai dari tujuan program, peserta yang terlibat, hingga rangkaian kegiatan yang akan dijalankan. Tidak berhenti pada kegiatan awal saja, mereka juga diperkenalkan dengan perjalanan KUBISA dari bootcamp, pelatihan, mentoring, monitoring, hingga Demo Day. Dengan begitu, para volunteer tidak hanya tahu “apa yang akan dilakukan”, tetapi juga mulai memahami gambaran besar perjalanan
KUBISA 2026.

Kenapa Mau Jadi Volunteer?
Di tengah pertemuan, para volunteer juga diajak untuk menjawab satu pertanyaan sederhana: “Seberapa ingin kamu menjadi bagian dari perjalanan KUBISA 2026, dan apa alasanmu ikut?” Pertanyaan tersebut menjadi ruang bagi masing-masing volunteer untuk menyampaikan alasan mereka bergabung. Ada yang ingin mencari pengalaman baru, mengenal lebih dekat dunia program dan pemberdayaan, membangun relasi, atau sekedar mengisi waktu luang hingga ingin berkontribusi dalam kegiatan yang ada di Siak. Jawaban yang berbeda-beda itu kemudian menjadi bagian dari cerita awal perjalanan mereka.

Mendengar Cerita dan Mendapatkan Bekal
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kak Cindi yang disampaikan secara langsung. Sesi ini menjadi salah satu bekal bagi para volunteer untuk memahami lebih jauh peran dan keterlibatan mereka nantinya. Bagi volunteer, pertemuan ini bukan hanya menjadi tempat untuk mendapatkan informasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan mulai membayangkan bagaimana mereka akan terlibat dalam perjalanan KUBISA 2026.

Sembilan Orang, Satu Perjalanan
Hari itu akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama. Namun sebelum benar-benar selesai, satu hal yang paling penting sudah dimulai: saling mengenal. Sembilan orang yang sebelumnya mungkin tidak saling mengenal, kini mulai menjadi satu tim. Mereka mungkin memiliki latar belakang yang berbeda, kesibukan yang berbeda, bahkan alasan bergabung yang berbeda. Tetapi ke depannya, mereka akan bertemu dalam berbagai kegiatan KUBISA 2026. Akan ada bootcamp, pelatihan, pendampingan, berbagai koordinasi, hingga akhirnya Demo Day. Dan semua itu akan menjadi bagian dari cerita yang mereka jalani bersama. Karena di balik 10 peserta yang sedang berusaha mengembangkan bisnisnya, ada 9 volunteer yang ikut bergerak untuk mendukung perjalanan tersebut.

Temu Volunteer KUBISA 2026 bukan sekadar pertemuan pertama. Ini adalah awal dari cerita mereka di balik layar.

Redaktur: Anggraini

Volunteer Kubisa 2026